Salam kenal, kupnya nama Yei_fung. Mohon Bantuan temen2 bismania, tlg dijlaskn knapa sistem pengereman pada mercedes benz kurang pakem? solusine apa supaya bisa nggigit? trim’ b4 utk bantuane.
Coba ganti kampas rem dengan yang lebih empuk/lunak…yang bintang kalau bisa…
Tapi tentunya juga akan lebih cepat habis kampas remnya.
Mudah-mudahan bisa nggigit gitu….
sebenare, bagaimana sistem pengereman pada MecedesBenz, khususnya pada bus? apa peranan angin dalam sistem pengereman tsb? knapa angin harus sentiasa rutin dibuang secara manual dari kolong bus?
Salam Kenal mas ….
Sistem pengereman pada bus Mercedez-Benz adalah sistem Pneumatic ( Tekanan angin ). Angin yang bertekanan tinggi ini dihasilkan oleh kompressor yang dipasang pada mesin Busnya. Angin ini disimpan dalam Tangki angin dulu sebelum digunakan untuk pengereman dan tekanan angin pada tangki dibatasi oleh regulator angin tidak lebih dari 8,1 bar. Peranan angin dalam sistem rem adalah untuk mendorong membran dalam servo agar tuas servo rem berikut adjuster memberikan tekanan supaya kampas rem mengembang dan roda bus dapat direm.Katup-katup penyuplai anginnya berada dalam Foot Break(pedal rem)
Perlu diingat bahwa udara mengandung partikel air,begitu juga udara yang dikompress dalam tangki-tangki angin mengandung banyak partikel air dan juga minyak / oli(berasal dari uap oli dari mesin). Biasanya air dan oli mengendap didasar tangki. Air sangat merugikan kerja sistem rem : menimbulkan korosi mekanisme katup (katup bisa macet) dan minyak / oli bisa mengakibatkan sil-sil katup rusak.
Makanya angin dalam tangki perlu dibuang secara rutin agar sistem dapat bekerja optimal.
Mas Gustaf ato smuanya saja, ini bkn e mau promosi ato menjelek-jelekan dsb, tapi tolong saya diberi tahu perbedaan sistem pengereman pada Mercedes dg sistem pengereman pada Hino. Kok di Mercedes sampai sebegitu ngebetnya angin harus dibuang, keliatan e RG gak segitunya deh. Tlg jlasin!
Kalo ngomongin sistem rem antara Hino sama Mercy memang menurut saya lebih handal Hino punya darpada mercy apalagi buat trek-trekkan. Sebabnya sistem rem Hino menggunakan kombinasi Hidraulic pneumatic. Jadi tekanan angin digunakan buat mengaktifkan / mengontrol tekanan Hidraulic pada waktu pengereman. Tekanan Hidraulic pada kenyataannya memang lebih menggigit daripada tekanan angin. Kalau di bis Mercy angin sangat vital karena satu-satunya sumber tenaga pengereman,jadi memang harus getol ngerawat kalau pingin aman . tapi keunggulannya sistem pneumatic Mercy adalah kenyamanan saat pengereman (empuk), mungkin karena udara sifatnya bisa di kompress. jadi tekanan bisa teregulasi. Beda dengan hidraulic yang sifatnya sama dengan benda padat bila dikompress, namun memang hasil pengereman lebih optimal
Tapi Mercy bagaimanapun tetap sudah memberikan jaminan standar keamanan tentunya walaupun mungkin menurut kita ga sehebat Hino.Salam buat mas yei_fung
disini wae mas yei-fung biar . saya ini masih awam soal kompressor AC. cuma tau tau dikit. Tapi barangkali nanti ada sederek yang mau bagi ilmunya di forum ini
emang bener mas, kenyamanan Merced tidak perlu diragukan lagi(jika dirawat dg baik). kmbali ke Kompresor AC ni, klo di AC rumahan ato kulkas, kompressornya kan digerakkan pake motor listrik, nah kalo di bus? Apakah digerakkan dg putaran mesin ato pake motor listrik juga?
Kalo di Bus setahu saya disemua Bus dipasang kompressor AC yang dihubungkan dengan mesin, pakai puley dan vanbelt. Ini mungkin karena kapasitas volume Freon yang besar dan tentu saja Kompressor AC yang besar pula jadi perlu menggunakan tenaga gerak extra untuk memutar. hal ini merepotkan kalau harus menambah motor listrik lagi. selain akan lebih mahal juga akan tambah biaya perawatan untuk motor listrik itu sendiri. Setahu saya AC mobil yang kompresoornya memakai penggerak motor listrik baru ada pada mobil Hybrid Toyota Prius.
Ada yang tau Bus keluaran Mercedez yang terbaru ga Ya dan PO mana yang dah make?
kembali ke mslh kompressor, klo terhubung ke mesin pake puli/V-belt berarti kompresor bakalan terus muter selama mesin terus jalan. nah trus gmn cara matiin kompresor, kok denger2 klo blowernya gak dipake/dimatikan kompresornya ikut mati juga. gmn bisa membunuh kompresor dg cara membunuh blowernya? padahal puli tetap terhubung ke kompresor dan berputar, sedangkan blower dikontrol secara elektris.
soale, ni banyak kasus yg bikin aq bingung. yg pertama: sopir bisa tau klo sistem elektrik blower hanya dg merasakan tarikan mesin. padahal, sesudah atopun sebelum blower mati, kompresor tetep nyangkut ke putaran mesin. yang kedua: agar lebih mengirit solar maka,buspariwisata yg dlm posisi menjemput wisatawannya, akan mematikan AC dg cara membunuh blowernya, sedangkan sesudah atopun sebelum blower mati, kompresor tetep nyangkut ke putaran mesin. yg ketiga: agar kuat mendaki tanjakan, kompresor AC dimatikan. dg harapan beban mesin berkurang,padahal, sesudah atopun sebelum blower mati, kompresor tetep nyangkut ke putaran mesin.
kembali ke mslh kompressor, klo terhubung ke mesin pake puli/V-belt berarti kompresor bakalan terus muter selama mesin terus jalan. nah trus gmn cara matiin kompresor, kok denger2 klo blowernya gak dipake/dimatikan kompresornya ikut mati juga. gmn bisa membunuh kompresor dg cara membunuh blowernya? padahal puli tetap terhubung ke kompresor dan berputar, sedangkan blower dikontrol secara elektris.
soale, ni banyak kasus yg bikin aq bingung. yg pertama: sopir bisa tau klo sistem elektrik blowernya tidak berfungsi hanya dg merasakan tarikan mesin. padahal, sesudah atopun sebelum blower mati, kompresor tetep nyangkut ke putaran mesin. yang kedua: agar lebih mengirit solar maka,buspariwisata yg dlm posisi menjemput wisatawannya, akan mematikan AC dg cara membunuh blowernya, sedangkan sesudah atopun sebelum blower mati, kompresor tetep nyangkut ke putaran mesin. yg ketiga: agar kuat mendaki tanjakan, kompresor AC dimatikan. dg harapan beban mesin berkurang,padahal, sesudah atopun sebelum blower mati, kompresor tetep nyangkut ke putaran mesin.
Buat mas yei_fung soal kompressor AC. memang mas puli kompressor akan terus berputar sama mesin tetapi poros kompressor baru akan berputar kalau kopling magnetik kompressor dihidupkan(melalui tombol On kompressor AC). jadi selama tombol on kompressor tidak diaktifkan ya kompressor ga berputar(jadi cuma puleynya saja). Memang sudah dirancang secara elekitris(walaupun banyak yang ga otomatis karena udah amburadul) kalau blowernya dimatikan secara otomatis kompressornya juga akan mati(ini dari sistem pensaklarannya). Ini dimaksudkan untuk penghematan, karena diasumsikan jika blower dimatikan berarti pengguna tidak butuh AC makanya kompressor harus dimatikan untuk penghematan khususnya bahan bakar karena kompressor sendiri merupakan beban bagi mesin yang mempengaruhi konsumsi BB. Kalau soal tanjakan karena dengan mematikan kompressor akan mengurangi beban mesin,jadi tenaga akan terpakai banyak buat nanjak. Soal sopir bisa tau blower/kompressor mati saat tarikan mesin karena sopir dah terbiasa merasakan kondisi mesin yang terbebani kompressor dengan yang tidak dibebani kompressor AC. Jadi beliau beliau dah paham saat ada masalah pada kompressor.
Buat mr.Kress…pada dashboard setahu saya tidak ada perbedaan. Kalau stick perseneleng OH 1521 lebih panjang dikit daripada OH 1518.Mungkin karena transmisi OH 1521 yang memakai G4 lebih besar daripada OH 1515 yang make transmisi G3 yang lebih kecil. Setahu saya secara Umum perbedaan OH 1518 dan 1521 yaitu :
Pabrikan otomotif dunia Mercedes-Benz akan meluncurkan product terbarunya untuk pasar Indonesia pada jajaran comercial vehicle, chasis bus Mercedes-Benz XBC 1518/59 Euro III. Dengan ukuran chasis yang setara dengan pendahulunya OH 1525, terpasang mesin OM 904 LA Euro III 4-silinder segaris injeksi langsung dengan turbo charge dan intercooler. Mesin berdiameter/langkah 102/103 mm dan isi silinder 4249cc ini performanya mampu menghasilkan daya maks.130kW(177PS)/2200rpm dan torsi maksimal 675Nm/1200rpm.
Ada yang tau harga Chasisnya ga ya?
emang enak naik bis mercy, mantab bener deh, dan kalo ditanya tadi naik apa? jawabnya : naik mercy n pake sopir donk, pasti yang nanya mikir kita ini borju padahal klo naik bis kan emang ada sopirnya.
Eh knapa ya bis mercy klo ngerem harus dikocok2? emang gak bisa kaya ngerem mobil biasa? klo ngeremnya gak dikocok2 apa nda berhenti?
@Adi OH5758 Setahu saya rem yang harus dikocok berarti rem tersebut sedang mengalami masalah. mobil/bus apapun kalau rem dalam kondisi sehat tidak perlu dikocok, apalagi dengan sistem rem yang mengandalkan kompresi angin. CMIIW
saya mau cari bus yg ada toilet,smoking area, kursi 2-1 dan ada untuk tempat kaki ( bantalan) untuk perjalanan Jkt-Denpasar-jkt ,tour keluarga tgl 28 sept 08 s/d 4 okt 08.
saya sedang mencari mercy sl 300 gullwing 1953 -1959 dalam keadaan apapun , baik spare part nya , chasisnya jalan maupun tidak jalan . berani beli harga tinggi .
DIJUAL MERSI MINI 200 TAHUN 70 WARNA HITAM,STNK HILANG,PAJAK MATI 2TH,BPKP ADA,BODI MASIH KENCENG/MULUS,MESIN OK,SIAP PAKE.URUSAN SURAT2 BISA DIBANTU HARGA 16 jt nego BISA (TUKAR-TAMBAH) hubungi 0351-7799924/081234277769 foto2 bisa dilihat di: http://s268.photobucket.com/albums/jj20/jagad72
salam kenal bagi kawan2 semua, saya dari pt. kotapiring kencana bergerak di bidang bus pariwisata, sekarang kami lagi renovasi salah satu bus kami, klo ada ide dan saran dari kawan2 kami sangat berterima kasih
sebagai invormasi : bus mercedes “bosnia” tahun 98
Salam kenal, kupnya nama Yei_fung. Mohon Bantuan temen2 bismania, tlg dijlaskn knapa sistem pengereman pada mercedes benz kurang pakem? solusine apa supaya bisa nggigit? trim’ b4 utk bantuane.
Salam kenal mas…..
Coba ganti kampas rem dengan yang lebih empuk/lunak…yang bintang kalau bisa…
Tapi tentunya juga akan lebih cepat habis kampas remnya.
Mudah-mudahan bisa nggigit gitu….
Salam,
PT Kalimas AI
Mercedes Benz Dealer
http://www.kalimas.co.id
sebenare, bagaimana sistem pengereman pada MecedesBenz, khususnya pada bus? apa peranan angin dalam sistem pengereman tsb? knapa angin harus sentiasa rutin dibuang secara manual dari kolong bus?
kapan CBC…&IBC… launching di Indonesia?
fs_nia42@yahoo.com
Salam Kenal mas ….
Sistem pengereman pada bus Mercedez-Benz adalah sistem Pneumatic ( Tekanan angin ). Angin yang bertekanan tinggi ini dihasilkan oleh kompressor yang dipasang pada mesin Busnya. Angin ini disimpan dalam Tangki angin dulu sebelum digunakan untuk pengereman dan tekanan angin pada tangki dibatasi oleh regulator angin tidak lebih dari 8,1 bar. Peranan angin dalam sistem rem adalah untuk mendorong membran dalam servo agar tuas servo rem berikut adjuster memberikan tekanan supaya kampas rem mengembang dan roda bus dapat direm.Katup-katup penyuplai anginnya berada dalam Foot Break(pedal rem)
Perlu diingat bahwa udara mengandung partikel air,begitu juga udara yang dikompress dalam tangki-tangki angin mengandung banyak partikel air dan juga minyak / oli(berasal dari uap oli dari mesin). Biasanya air dan oli mengendap didasar tangki. Air sangat merugikan kerja sistem rem : menimbulkan korosi mekanisme katup (katup bisa macet) dan minyak / oli bisa mengakibatkan sil-sil katup rusak.
Makanya angin dalam tangki perlu dibuang secara rutin agar sistem dapat bekerja optimal.
gustafar@yahoo.co.id
matur thank you mas gustaf. lain waktu aq nanya2 lagi ya?
Mas Gustaf ato smuanya saja, ini bkn e mau promosi ato menjelek-jelekan dsb, tapi tolong saya diberi tahu perbedaan sistem pengereman pada Mercedes dg sistem pengereman pada Hino. Kok di Mercedes sampai sebegitu ngebetnya angin harus dibuang, keliatan e RG gak segitunya deh. Tlg jlasin!
Kalo ngomongin sistem rem antara Hino sama Mercy memang menurut saya lebih handal Hino punya darpada mercy apalagi buat trek-trekkan. Sebabnya sistem rem Hino menggunakan kombinasi Hidraulic pneumatic. Jadi tekanan angin digunakan buat mengaktifkan / mengontrol tekanan Hidraulic pada waktu pengereman. Tekanan Hidraulic pada kenyataannya memang lebih menggigit daripada tekanan angin. Kalau di bis Mercy angin sangat vital karena satu-satunya sumber tenaga pengereman,jadi memang harus getol ngerawat kalau pingin aman . tapi keunggulannya sistem pneumatic Mercy adalah kenyamanan saat pengereman (empuk), mungkin karena udara sifatnya bisa di kompress. jadi tekanan bisa teregulasi. Beda dengan hidraulic yang sifatnya sama dengan benda padat bila dikompress, namun memang hasil pengereman lebih optimal
Tapi Mercy bagaimanapun tetap sudah memberikan jaminan standar keamanan tentunya walaupun mungkin menurut kita ga sehebat Hino.Salam buat mas yei_fung
matur thank you mas gustaf. kalo pngin tanya2 kompressor AC enak e di tag or forum mana yo mas? ato di tag mercedes benz sini wae?
disini wae mas yei-fung biar . saya ini masih awam soal kompressor AC. cuma tau tau dikit. Tapi barangkali nanti ada sederek yang mau bagi ilmunya di forum ini
emang bener mas, kenyamanan Merced tidak perlu diragukan lagi(jika dirawat dg baik). kmbali ke Kompresor AC ni, klo di AC rumahan ato kulkas, kompressornya kan digerakkan pake motor listrik, nah kalo di bus? Apakah digerakkan dg putaran mesin ato pake motor listrik juga?
Kalo di Bus setahu saya disemua Bus dipasang kompressor AC yang dihubungkan dengan mesin, pakai puley dan vanbelt. Ini mungkin karena kapasitas volume Freon yang besar dan tentu saja Kompressor AC yang besar pula jadi perlu menggunakan tenaga gerak extra untuk memutar. hal ini merepotkan kalau harus menambah motor listrik lagi. selain akan lebih mahal juga akan tambah biaya perawatan untuk motor listrik itu sendiri. Setahu saya AC mobil yang kompresoornya memakai penggerak motor listrik baru ada pada mobil Hybrid Toyota Prius.
Ada yang tau Bus keluaran Mercedez yang terbaru ga Ya dan PO mana yang dah make?
OH1518XBis, blm tau PO yang dah pake.
kembali ke mslh kompressor, klo terhubung ke mesin pake puli/V-belt berarti kompresor bakalan terus muter selama mesin terus jalan. nah trus gmn cara matiin kompresor, kok denger2 klo blowernya gak dipake/dimatikan kompresornya ikut mati juga. gmn bisa membunuh kompresor dg cara membunuh blowernya? padahal puli tetap terhubung ke kompresor dan berputar, sedangkan blower dikontrol secara elektris.
soale, ni banyak kasus yg bikin aq bingung. yg pertama: sopir bisa tau klo sistem elektrik blower hanya dg merasakan tarikan mesin. padahal, sesudah atopun sebelum blower mati, kompresor tetep nyangkut ke putaran mesin. yang kedua: agar lebih mengirit solar maka,buspariwisata yg dlm posisi menjemput wisatawannya, akan mematikan AC dg cara membunuh blowernya, sedangkan sesudah atopun sebelum blower mati, kompresor tetep nyangkut ke putaran mesin. yg ketiga: agar kuat mendaki tanjakan, kompresor AC dimatikan. dg harapan beban mesin berkurang,padahal, sesudah atopun sebelum blower mati, kompresor tetep nyangkut ke putaran mesin.
OH1518XBis, blm tau PO yang dah pake.
kembali ke mslh kompressor, klo terhubung ke mesin pake puli/V-belt berarti kompresor bakalan terus muter selama mesin terus jalan. nah trus gmn cara matiin kompresor, kok denger2 klo blowernya gak dipake/dimatikan kompresornya ikut mati juga. gmn bisa membunuh kompresor dg cara membunuh blowernya? padahal puli tetap terhubung ke kompresor dan berputar, sedangkan blower dikontrol secara elektris.
soale, ni banyak kasus yg bikin aq bingung. yg pertama: sopir bisa tau klo sistem elektrik blowernya tidak berfungsi hanya dg merasakan tarikan mesin. padahal, sesudah atopun sebelum blower mati, kompresor tetep nyangkut ke putaran mesin. yang kedua: agar lebih mengirit solar maka,buspariwisata yg dlm posisi menjemput wisatawannya, akan mematikan AC dg cara membunuh blowernya, sedangkan sesudah atopun sebelum blower mati, kompresor tetep nyangkut ke putaran mesin. yg ketiga: agar kuat mendaki tanjakan, kompresor AC dimatikan. dg harapan beban mesin berkurang,padahal, sesudah atopun sebelum blower mati, kompresor tetep nyangkut ke putaran mesin.
sorry mas, ndadak 2 kali. yang bener yang ke 2. yang pertama kurang benar.
apa beda ne OH 1518 dg OH1521? terutama pada dashboard dan stick presneleng?
Buat mas yei_fung soal kompressor AC. memang mas puli kompressor akan terus berputar sama mesin tetapi poros kompressor baru akan berputar kalau kopling magnetik kompressor dihidupkan(melalui tombol On kompressor AC). jadi selama tombol on kompressor tidak diaktifkan ya kompressor ga berputar(jadi cuma puleynya saja). Memang sudah dirancang secara elekitris(walaupun banyak yang ga otomatis karena udah amburadul) kalau blowernya dimatikan secara otomatis kompressornya juga akan mati(ini dari sistem pensaklarannya). Ini dimaksudkan untuk penghematan, karena diasumsikan jika blower dimatikan berarti pengguna tidak butuh AC makanya kompressor harus dimatikan untuk penghematan khususnya bahan bakar karena kompressor sendiri merupakan beban bagi mesin yang mempengaruhi konsumsi BB. Kalau soal tanjakan karena dengan mematikan kompressor akan mengurangi beban mesin,jadi tenaga akan terpakai banyak buat nanjak. Soal sopir bisa tau blower/kompressor mati saat tarikan mesin karena sopir dah terbiasa merasakan kondisi mesin yang terbebani kompressor dengan yang tidak dibebani kompressor AC. Jadi beliau beliau dah paham saat ada masalah pada kompressor.
Buat mr.Kress…pada dashboard setahu saya tidak ada perbedaan. Kalau stick perseneleng OH 1521 lebih panjang dikit daripada OH 1518.Mungkin karena transmisi OH 1521 yang memakai G4 lebih besar daripada OH 1515 yang make transmisi G3 yang lebih kecil. Setahu saya secara Umum perbedaan OH 1518 dan 1521 yaitu :
Tranmisi : -1518 pake G3 6 speed (1 mundur 5 maju)
-1521 pake G4 7 speed ( 1mundur 6 maju)
Intercooler:- 1518 ga ada (kecuali ditambah sendiri ma mekaniknya)
-1521 ada intercooler(original bawaan Mercedez)
BoscPump: yang jelas berbeda (tapi saya lupa spesifikasinya)
Ukuran kampas rem:-lebih gede punya 1521
mungkin mas2 yang lain bisa nambahin?
Pabrikan otomotif dunia Mercedes-Benz akan meluncurkan product terbarunya untuk pasar Indonesia pada jajaran comercial vehicle, chasis bus Mercedes-Benz XBC 1518/59 Euro III. Dengan ukuran chasis yang setara dengan pendahulunya OH 1525, terpasang mesin OM 904 LA Euro III 4-silinder segaris injeksi langsung dengan turbo charge dan intercooler. Mesin berdiameter/langkah 102/103 mm dan isi silinder 4249cc ini performanya mampu menghasilkan daya maks.130kW(177PS)/2200rpm dan torsi maksimal 675Nm/1200rpm.
Ada yang tau harga Chasisnya ga ya?
kesimpulane ada kopling elektrik antara mesin dg kopling. kenapa yo, merced klo bikin mesin tu kecil2 (isi silindere)?
emang enak naik bis mercy, mantab bener deh, dan kalo ditanya tadi naik apa? jawabnya : naik mercy n pake sopir donk, pasti yang nanya mikir kita ini borju padahal klo naik bis kan emang ada sopirnya.
Eh knapa ya bis mercy klo ngerem harus dikocok2? emang gak bisa kaya ngerem mobil biasa? klo ngeremnya gak dikocok2 apa nda berhenti?
Salam kenal u/ semua pecinta bus
@Adi OH5758 Setahu saya rem yang harus dikocok berarti rem tersebut sedang mengalami masalah. mobil/bus apapun kalau rem dalam kondisi sehat tidak perlu dikocok, apalagi dengan sistem rem yang mengandalkan kompresi angin. CMIIW
saya mau cari bus yg ada toilet,smoking area, kursi 2-1 dan ada untuk tempat kaki ( bantalan) untuk perjalanan Jkt-Denpasar-jkt ,tour keluarga tgl 28 sept 08 s/d 4 okt 08.
saya sedang mencari mercy sl 300 gullwing 1953 -1959 dalam keadaan apapun , baik spare part nya , chasisnya jalan maupun tidak jalan . berani beli harga tinggi .
urgent banget
hub; slamet .
telp : 654 2070 , hp: 0811119061 ,
http://ngebis.wordpress.com/
bisa ngga klau rk pke turbo&intercoller rg
DIJUAL MERSI MINI 200 TAHUN 70 WARNA HITAM,STNK HILANG,PAJAK MATI 2TH,BPKP ADA,BODI MASIH KENCENG/MULUS,MESIN OK,SIAP PAKE.URUSAN SURAT2 BISA DIBANTU HARGA 16 jt nego BISA (TUKAR-TAMBAH) hubungi 0351-7799924/081234277769 foto2 bisa dilihat di: http://s268.photobucket.com/albums/jj20/jagad72
emang busnya prima apa interkuler
mesin “bis” mercy yang di Indonesia itu bukan mesin bis,tapi mesin truck…
salam,
mo tanya nih?
kira-kira tekanan oli pada rem angin servo standarnya brapa yach?
mksh…
salam kenal
mas klok sistem pengereman volvo sama mercy bedanya apa?????????kalok bisa dijelasin sama gambarnya
salam kenal bagi kawan2 semua, saya dari pt. kotapiring kencana bergerak di bidang bus pariwisata, sekarang kami lagi renovasi salah satu bus kami, klo ada ide dan saran dari kawan2 kami sangat berterima kasih
sebagai invormasi : bus mercedes “bosnia” tahun 98
mau tnya, dmn sy bs dpatkn buku panduan teknik mercy oh 1518 euro 3
Ya coba datang aja di kalimas,mgkn bisa bantu dapetin buku panduan
aq mau tanya gmn menamba tnga rpm pda mersy,,,,????
saya mau tanyak mengapa mesin mersy 1521 saya kalou direm selalu mati rpm tak mau rendah dan mesin hilang tenaganya .
bisa tau euronya dari apa sih
coba bis di indonesia gayanya kaya bis thailand………………pasti tambah keren boss